|
Survey anak Putus Sekolah di Desa Cemoro |
|
|
|
|
Written by Cemani
|
|
Sunday, 18 July 2010 06:52 |
|
Sabtu 17 April, kami menju Desa Cemoro Kecamatan Wonoboyo. Desa yang berada di Temanggung Utara berbatasan dengan Wonosobo. Sebuah desa yang sangat indah, karena terletak di Pegunungan Prau. Untuk mencapai desa ini harus menempuh perjalanan yang sangat sulit...jalan berkelok kelok naik turun dan baru separo diaspal. Subhanallah...pemandangannya sangat indah. Perjalanan yang mengasyikkan... kami naik motor dan di tengah jalan antara Wonoboyo - Cemoro...salah satu motor kebanan... Tidak ada tambal ban...maka harus balik lagi ke Wonoboyo untuk ganti ban. Sementara saya & Usna numpang mobil pengangkut pupuk kandang milik orang desa Cemoro 
Sebenarnya kegiatan kami ke Cemoro tujuan utamanya untuk survey anak putus sekolah usia 7 - 15 tahun. kami hanya menjumpai beberapa anak putus sekolah usia itu, karena di desa itu sudah ada SD dan SMP satu atap. Akan tetapi hanya sedikit anak-anak yang melanjutkan ke SMA, apalagi sampai PT. Memang Temanggung Utara jauh tertinggal dengan Temanggung Selatan, baik dari sisi pendidikannya maupun ekonominya.
Dari pertemuan dengan Kades dan tokoh masyarakat di sana, kami memperoleh banyak info tentang potensi desa itu. Sebenarnya mereka ingin maju, mengubah nasib...tapi tak berdaya. Selain menanam tembakau, mereka pernah mencoba pertanian organik. Hasilnya bagus...tapi tidak ada yang beli...kesulitan pemasarannya. Selama ini mereka memasarkan hasilnya ke Wonosobo.
Potensi yang lain adalah bambu "gendani". Bambu ini hidup di lereng lereng dan setahun bisa panen 2 kali dengan harga berkisar 600-2000 rupiah. Bambu ini dibeli oleh pengusaha kerajinan dari Jogja dan Muntilan untuk diekspor ke luar negeri. Karena ingin mengubah nasib, maka mereka membuat kelompok usaha kerajinan dari bambu gendani itu. Mereka dibina oleh Deperindag diajari membuat kerajinan, tapi hanya sampai mengajari tidak tahu harus dipasarkan kemana?
 Kades setempat beharap kami bisa menolong untuk memasarkan hasil kerajinan mereka dan juga membina pemuda2 desa untuk dilatih berbagai ketrampilan. Selain itu juga berharap diajari bertani yang baik...(Sekolah tani).
|
|
|
Written by Cemani
|
|
Tuesday, 29 December 2009 12:26 |
|
 Betapa indahnya aneka warna di dunia ini Betapa hebatnya gambaran yang tergambar dari ide yang terbuncah dari pola pikir anak-anak , Murni, tegas, ringan-berbobot… Hal inilah mungkin yang melandasi kami untuk mengadakan pelatihan sablon. Gambar yang tersaji dari buah pikir design kawan-kawan yang tergabung dalam komunitas belajar Cendikia Mandiri Kemloko. Sekelompok anak-anak yang termarjinalisasi dari riuh-rendahnya pendidikan, terlebih teknologi. Percikan sebuah metodologi pendidikan berbasis kebutuhan yang menjadi air dalam aliran sungai komunitas belajar ini, melahirkan karya-karya unik,lugu, lucu tapi sesungguhnya sarat akan makna bila hal tersebut bisa terapresiasi secara terpadu. |
|
Last Updated on Tuesday, 29 December 2009 13:40 |
|
Read more...
|
|
Sekolah Anak Gunung - Oasis Metro TV |
|
|
|
|
Written by Cemani
|
|
Thursday, 10 December 2009 13:52 |
|
Setelah berkali-kali ke-pending jadwal tayangnya [karena akhir-akhir ini banyak kejadian luar biasa yang terjadi, sehingga banyak breaking news], akhirnya tayangan Oasis edisi Sekolah Anak Gunung tayang juga. Bagi yang belum sempat menyaksikannya, jangan khawatir, karena metro TV menyediakan streamingnya yang bisa dilihat di di sini |
|
Written by Cemani
|
|
Friday, 25 December 2009 00:19 |
|
Alhamdulillah, terhitung sejak bulan November akhirnya Cemani punya basecamp yang berada di tengah kota. Basecamp ini fungsinya untuk kantor Cemani, sehingga kalau ada tamu yang ingin bersilaturahmi tidak perlu capek untuk naik ke desa Kemloko. Dan juga basecamp ini bisa dijadikan bengkel kerja atau workshop untuk kegiatan apa saja yang tidak mungkin bisa dilakukan di basecamp Kemloko. Dan foto dibawah ini adalah syukuran "ngeslupi" rumah pertama kali :
|
|
Last Updated on Friday, 25 December 2009 00:41 |
|
Cemani di Festival Mata Air 2009 |
|
|
|
|
Written by Cemani
|
|
Wednesday, 14 October 2009 17:15 |
|
 Festival Mata Air adalah kegiatan tahunan Komunitas TUK yang bertujuan untuk menumbuhkan serta meningkatkan sikap kepedulian terhadap lingkungan, terutama permasalahan air. Pada event yang diadakan untuk keempat kalinya ini, Festival Mata Air 2009 menawarkan sebuah konsep kolaborasi seni dan budaya yang spektakuler dan berskala internasional, yang diharapkan dapat memberikan manfaat atau keuntungan bagi masyarakat dan lingkungan sekitarnya. Secara khusus maraknya masalah kerusakan lingkungan perlu dipaparkan, dicari jalan keluarnya, diatasi dan didukung oleh berbagai elemen dan segmen dalam masyarakat. |
|
Last Updated on Wednesday, 14 October 2009 17:37 |
|
Read more...
|
|
|